Guru dan Pemulung
Seperti biasa, sebelum berangkat ke kantor, indah menyempatkan diri untuk sarapan pagi, sambil nonton berita di tv.., kebetulan pada akhir acara berita tersebut, membahas tentang hari jadi Guru..., dan membahas salah satu profil seorang guru laki2 yang berkisaran berumur 40thn, bapak itu mengajar sebagai guru sudah cukup lama, seperti nasib guru2 yang lainnya, dia mengeluh karena belum juga diangkat sebagai "PNS", padahal dia udah cukup mengabdi lama...sudah banyak cara dan permohonan yang dia lakukan, supaya bisa diangkat jadi PNS, tapi belum juga ada jawaban, atau balasan dari pihak Pemerintah....
Balik ke profil Bapak tersebut, pagi hari sampai pukul 12 siang, dia sebagai Guru yang mengabdi untuk bangsanya, cuma cita2nya bisa buat anak muridnya jadi orang yang berhasil, dan berguna buat bangsa, tapi setelah dia mengajar, dia meneruskan rutinitasnya sebagai seorang pemulung.... (itu udah dia lakukan selama 8thn), bayangin.... sekarang kita udah berhasil, tapi orang yang buat kita berhasil itu berjuang untuk setiap harinya untuk bisa makan. Alasan dia jadi pemulung adalah: "karena ekonomi,..." itu yang dijawab...
Adilkah bangsa indonesia, dengan nasib Guru...., sudah cukup lama kayanya mereka dizolimi, apakah itu tanda balas jasa dari pemerintah untuk para guru, yang sudah buat "mereka", sukses dan berkuasa?, atau bahkan buat mereka jadi orang kaya raya...?
Siapa yang mestinya bisa bantu dan mengubah nasib para Guru di Indonesia..?
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.....
Nb: Terimakasih buat Guru2 tercinta indah : TK. Tunas Nusantara, SDN 04 pagi, SMUN 71.







