Blighted ovum


Baru hari ini , indah posting lagi, walaupun.. masih dalam keadaan sedikit sedih..:(, tapi gak apa2 mungkin itu pembelajaarn buat indah. Temen-temen pernah denger sama yang namanya "Blighted Ovum"?. Baru minggu ini indah mengalami itu, walaupun belum 100% dokter mendiagnosanya, hanya saja dari banyak sumber dan pengalaman dari temen yang udah pernah mengalaminya, ternyata itu juga di alami sama indah. Awalnya memang indah sedih banget, begitu juga suami..., tapi indah gak boleh sedih terus, kasian kalo keluarga dan orang-orang yang sayang sama indah, ngeliat indah dalam keadaan yang masih terpukul.

Insya Allah, dengan adanya kejadian ini, indah mau lebih perhatian lagi dan lebih intensif lagi sama yang namanya menjaga kesehatan + gak akan absen sama yang namanya dokter, kalo-kalo indah sakit. Indah heran, kenapa kalo orang2 dulu, jarang ada yang mengalami"blighted ovum", tapi kalo sekarang, kayanya udah gak awam lagi, apa sih penyebabnya?, apa karena pola makan, ataukah lainnya...

sedikit, indah mau bantu temen- yang belum tau yang namanay :Blighted Ovum", supaya bisa membantu..
Blighted ovum adalah suatu kehamilan tanpa dijumpai adanya pertumbuhan embrio," ungkap Dr. Andon Hestiantoro, SpOG (K) dari Klinik Yasmin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Saat dilakukan tes kehamilan, calon ibu dinyatakan positif hamil dan mereka juga merasakan gejala-gejala wanita hamil seperti umumnya. Seperti mual, pusing, cepat lelah, dan payudara yang mengeras.

"Pada kehamilan kosong, plasenta dan kantung kehamilan tetap berkembang secara normal, yang menjadi masalah hanyalah perkembangan janinnya," tukas Dr. Andon. Tak heran bila dalam tes kehamilan urin, hasilnya tetap positif dan mengalami gejala kehamilan muda.

Menurutnya, kehamilan kosong terjadi karena sel telur yang dibuahi tidak berhasil berkembang secara sempurna. Meski kantung kehamilan terus membesar, namun perkembangan janinnya sama sekali tidak terjadi.

"Sehingga saat kehamilan berusia kurang lebih satu setengah bulan, saat dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG), hanya akan terlihat kantung kehamilan saja tanpa ada gambar janinnya," terangnya.

Calon ibu hanya bisa diindikasikan apakah mengalami kehamilan kosong atau tidak, adalah saat ia melakukan pemeriksaan USG.

"Blighted ovum terjadi di kehamilan yang sangat dini, pada umumnya pasien datang ke dokter karena keluhan berupa bercak pendarahan di usia kehamilan kurang lebih 6-8 minggu," tukasnya.

Hingga saat ini, penyebab terjadinya kehamilan kosong masih belum diketahui. Tapi dari beberapa pengalaman klinis, Dr. Andon memperkirakan ada kaitannya dengan kelainan kromosom pada janin.

"Ini dapat terjadi akibat sel telur yang kurang baik, dibuahi oleh sperma normal atau sebaliknya, sperma yang kurang baik membuahi sel telur yang normal."

Komplikasi juga kerap dialami oleh pasien dengan kehamilan kosong, yaitu pendarahan akibat kehamilannya tidak normal. "Perdarahan ini terjadi akibat tubuh berusaha mengeluarkan hasil konsepsi yang tidak normal," jelasnya.

Perdarahan akan terhenti, bila seluruh hasil konsepsi berhasil dikeluarkan dari rahim. "Jika hasil konsepsi tidak dapat keluar sempurna, maka diperlukan bantuan kuretase oleh dokter," ungkap Dr. Andon lagi.

Agar pendarahan tidak terjadi terus menerus, ada dua cara yang umumnya dilakukan untuk mengeluarkan kehamilan kosong. Yaitu dengan menggunakan obat atau melakukan kuretase. "Tapi kuretase memiliki kelebihan karena dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan kromosom," sarannya.

Meski begitu, blighted ovum tidak terkait dengan gangguan kesuburan, sebab bisa saja kehamilan selanjutnya bisa berjalan normal. Tapi bila kehamilan kosong kembali berulang, maka kemungkinan besar terdapat kelainan kromosom menetap pada salah satu dari suami-istri.

"Tapi yang perlu diingat, "blighted ovum" juga tidak terkait dengan kanker rahim," jelas Dr. Andon. Ia pun mengatakan bahwa hingga kini masih belum ada cara untuk mencegah terjadinya kehamilan kosong ini.
Tak heran bila penderita menyangka selama ini kehamilannya normal-normal saja, sebab kantung kehamilan terlihat jelas, dan tes kehamilan urin pun positif. Sehingga biasanya kehamilan kosong itu baru terdeteksi saat si ibu melakukan USG.

Nb: Semoga, besok indah tidak akan mengalaminya lagi, dan Allah akan mendengar doa indah dan suami. Amin...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

1 komentar:

Martyono Sembodo said...

Tuhan tahu, tapi menunggu.