Guru dan Pemulung



Tanggal 25 November adalah hari guru.., tapi apa yang buat indah sedih?...
Seperti biasa, sebelum berangkat ke kantor, indah menyempatkan diri untuk sarapan pagi, sambil nonton berita di tv.., kebetulan pada akhir acara berita tersebut, membahas tentang hari jadi Guru..., dan membahas salah satu profil seorang guru laki2 yang berkisaran berumur 40thn, bapak itu mengajar sebagai guru sudah cukup lama, seperti nasib guru2 yang lainnya, dia mengeluh karena belum juga diangkat sebagai "PNS", padahal dia udah cukup mengabdi lama...sudah banyak cara dan permohonan yang dia lakukan, supaya bisa diangkat jadi PNS, tapi belum juga ada jawaban, atau balasan dari pihak Pemerintah....
Balik ke profil Bapak tersebut, pagi hari sampai pukul 12 siang, dia sebagai Guru yang mengabdi untuk bangsanya, cuma cita2nya bisa buat anak muridnya jadi orang yang berhasil, dan berguna buat bangsa, tapi setelah dia mengajar, dia meneruskan rutinitasnya sebagai seorang pemulung.... (itu udah dia lakukan selama 8thn), bayangin.... sekarang kita udah berhasil, tapi orang yang buat kita berhasil itu berjuang untuk setiap harinya untuk bisa makan. Alasan dia jadi pemulung adalah: "karena ekonomi,..." itu yang dijawab...
Adilkah bangsa indonesia, dengan nasib Guru...., sudah cukup lama kayanya mereka dizolimi, apakah itu tanda balas jasa dari pemerintah untuk para guru, yang sudah buat "mereka", sukses dan berkuasa?, atau bahkan buat mereka jadi orang kaya raya...?
Siapa yang mestinya bisa bantu dan mengubah nasib para Guru di Indonesia..?
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.....
Nb: Terimakasih buat Guru2 tercinta indah : TK. Tunas Nusantara, SDN 04 pagi, SMUN 71.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

3 komentar:

dr.Eko said...

disatu sisi...
keikhlasan, kegigihan, kesabaran seorang guru merupakan suri tauladan bagi kita semua

sisi lainnya...
pendapatan atau gaji seorang guru memang sangat tergantung dari pangkat dan golongan PNS nya.
seorang guru di sekolah negeri di DKI jakarta dengan pangakat dan golongan III-B sangatlah lumayan.
apalagi yang diatanya..

terlepas cukup atau tidak gajinya, memang seorang PNS di Indonesia dituntut untuk dapat berjiwa besar.. Gaji yang kecil dipotong dengan pajak ini itu, merupakan nilai yang "harus" diterima.

jadi, bila ingin membenahi, naikkan nilai gaji PNS, diluar negri menjadi PNS bisa makmur..

hiduplah Indonesia Raya....

indah said...

Kalau memang harus dibenahi, cukup banyak yang harus di benahi Indonesia, padahal indonesia sudah lama merdekanya....

Martyono Sembodo said...

Itu lah..